Warek I IAI Tulang Bawang Sampaikan Tausiah pada Pengajian Akbar dan Peringatan Hari Santri di Simpang Pematang
MESUJI – 18 Oktober 2026.Rektor Institut Agama Islam (IAI) Tulang Bawang, Dr. Gugus Kriswahyudi, M.Si., bersama Wakil Rektor I Dr. M. Anwar Nawawi, M.H dan Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) M.Zainuri, M.H, menghadiri kegiatan Pengajian Akbar sekaligus peringatan Hari Santri yang diselenggarakan di Masjid Agung Al Muhajirin, Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Kehadiran rombongan IAI Tulang Bawang turut didampingi mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam sebagai bentuk partisipasi aktif sivitas akademika dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Kegiatan Pengajian Akbar dan peringatan Hari Santri ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT., serta meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan persatuan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat mengambil hikmah dari tausiah keagamaan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran pimpinan IAI Tulang Bawang bersama mahasiswa HKI mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung kegiatan keagamaan serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Partisipasi ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Bagi mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan keagamaan dan sosial di luar lingkungan perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran melalui materi akademik di kelas, tetapi juga dapat menyaksikan secara langsung bagaimana nilai-nilai Islam diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pengalaman ini diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Peringatan Hari Santri juga memiliki makna penting dalam mengenang kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Nilai perjuangan, keikhlasan, kemandirian, serta kecintaan terhadap agama dan tanah air menjadi semangat yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda, termasuk mahasiswa sebagai calon intelektual dan pemimpin masa depan.
Melalui momentum ini, IAI Tulang Bawang terus mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat pemahaman keislaman yang moderat, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Partisipasi Rektor, Wakil Rektor I, Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, dan mahasiswa dalam kegiatan Pengajian Akbar dan peringatan Hari Santri di Masjid Agung Al Muhajirin, Simpang Pematang, menjadi wujud kebersamaan antara dunia akademik dan masyarakat dalam memelihara tradisi keagamaan serta memperkuat nilai-nilai Islam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Santri terus tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga nilai-nilai religiusitas, keilmuan, pengabdian, dan cinta tanah air dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
IAI Tulang Bawang — Berilmu, Berakhlak, dan Mengabdi kepada Masyarakat.


Posting Komentar