Musyawarah Besar (MUBES) SEMA–DEMA IAITUBA MMXXVI Perkuat Sinergi Organisasi Mahasiswa dan Birokrasi Kampus
Tulang Bawang – 03 Oktober 2026 Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Tulang Bawang (IAI TUBA) menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) SEMA–DEMA IAITUBA MMXXVI yang dihadiri oleh Rektor IAI TUBA, Dr. Gugus Kriswahyudi, M.Si., serta Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Siti Masturah, M.Kom.I. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi mahasiswa dalam mengevaluasi, menyusun, serta menetapkan arah organisasi kemahasiswaan untuk periode berikutnya.
Dalam sambutannya, Rektor IAITUBA, Dr. Gugus Kriswahyudi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUBES sebagai bagian dari proses pembelajaran organisasi bagi mahasiswa. "Organisasi kemahasiswaan merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan, tanggung jawab, kemampuan bermusyawarah, serta keterampilan mahasiswa dalam mengambil keputusan dan pentingnya mahasiswa untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pihak kampus. Organisasi mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk menjalankan program kerja, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis dalam mendukung perkembangan dan kemajuan IAI TUBA" Ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III dalam sambutan menyampaikan "apresiasi kepada kepengurusan SEMA dan DEMA periode sebelumnya atas kontribusi dan kerja yang telah diberikan selama menjalankan amanah organisasi. Ia berharap pengalaman yang telah diperoleh kepengurusan lama dapat menjadi pembelajaran bagi kepengurusan berikutnya untuk membangun organisasi yang lebih baik. Kemudian, MUBES merupakan forum tertinggi dalam organisasi mahasiswa. Karena itu, setiap keputusan yang dihasilkan harus melalui proses musyawarah yang demokratis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan organisasi serta institusi.
Kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting dalam Mubes adalah pembahasan, revisi, dan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) SEMA dan DEMA. AD/ART perlu disusun dan diperbarui agar tetap sesuai dan selaras dengan ketentuan serta aturan yang berlaku di lingkungan IAITUBA. Dengan demikian, tata kelola organisasi mahasiswa dapat berjalan secara tertib, transparan, dan memiliki landasan yang jelas.
MUBES SEMA–DEMA IAITUBA MMXXVI juga menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi mahasiswa. Sebelumnya, rangkaian kepengurusan SEMA dan DEMA telah berlangsung dalam beberapa periode, termasuk periode September 2024, Januari 2025, hingga periode Oktober 2026. Setiap periode diharapkan mampu memberikan kontribusi dan melanjutkan program positif yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor III juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara organisasi mahasiswa dan birokrasi kampus. Komunikasi yang baik antara SEMA, DEMA, dan pimpinan institut diperlukan agar berbagai kegiatan kemahasiswaan dapat berjalan searah dengan visi, misi, serta kebijakan IAITUBA.
Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan. Semangat tersebut sejalan dengan pesan Presiden Soekarno yang sering dikaitkan dengan peran pemuda: “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan apabila dibekali dengan pengetahuan, karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Ujar Siti Masturah, M.Kom.I
Melalui MUBES SEMA–DEMA IAITUBA MMXXVI, diharapkan lahir kepengurusan yang mampu melanjutkan estafet organisasi dengan semangat kolaborasi, integritas, dan tanggung jawab. SEMA dan DEMA juga diharapkan semakin mampu menjadi wadah aspirasi mahasiswa sekaligus mitra strategis birokrasi kampus dalam menciptakan kehidupan akademik dan kemahasiswaan yang lebih baik di IAI TUBA.
Posting Komentar